Daerah Penghasil Paprika Terbanyak di Indonesia

  • 2 min read
  • Sep 08, 2021
Daerah Penghasil Paprika Terbanyak di Indonesia

Paprika merupakan salah satu jenis komoditas buah-buahan yang banyak dibudidayakan di beberapa wilayah Indonesia. Tentunya komoditas yang satu ini tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan bagi masyarakat tetapi juga menjadi komoditas ekspor ke beberapa negara tentang seperti Singapura.

Namun, daerah mana sajakah yang menjadi daerah penghasil buah yang menyerupai terong ini? Simak penjelasan berikut ini.

Daerah Penghasil Paprika di Indonesia

Beberapa daerah di Indonesia yang mampu menjadi daerah pemasok buah tersebut, diantaranya:

  1. Pasirlangu

Pasirlangu merupakan salah satu desa di Bandung Barat yang menjadi salah satu daerah penghasil buah yang memiliki rasa pedas dan bentuk menyerupai terong ini. Lahan pertanian paprika di daerah tersebut mencapai 24 hektar dan memberikan hasil panen dalam jumlah yang besar.

Tentunya banyaknya hasil panen buah ini pada daerah tersebut tidak hanya disebabkan oleh banyaknya lahan pertanian khusus untuk buah yang satu ini. Tetapi juga kondisi wilayah dengan tanah yang subur dan iklim yang cocok untuk pertumbuhan perkembangan buah ini menjadi komponen utama yang penting.

  1. Pasuruan

Daerah selanjutnya yang menjadi daerah penghasil paprika adalah Pasuruan yang berada di Provinsi Jawa Timur. Daerah ini mampu menyumbangkan 1.461 ton paprika per tahun dengan menjadikannya sebagai salah satu produk yang banyak didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia.

Bahkan terdapat beberapa pedagang atau pemasok yang mengirimkan produk pertanian ini hingga ke luar negeri. Dengan begitu, adanya hasil panen paprika dalam jumlah yang besar tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dari masyarakat tetapi juga mampu meningkatkan perekonomian rakyat dan menyokong perekonomian nasional.

  1. Boyolali

Boyolali juga menjadi salah satu wilayah yang mampu menjadi daerah penghasil paprika yang banyak dibutuhkan oleh kalangan masyarakat. Bahkan daerah ini menjadi daerah center tempat budidaya buah dengan bentuk yang menyerupai terong yang satu ini.

Terdapat beberapa green house yang dibuat sebagai salah satu cara untuk membudidayakan buah ini. Dengan adanya kondisi alam berupa iklim dan kondisi kesuburan tanah yang cocok untuk pertumbuhan dan perkembangan buah tersebut menjadikan daerah ini memiliki potensi yang besar dalam pertanian paprika.

  1. Bali

Bali merupakan salah satu daerah yang memiliki beraneka ragam hasil perkebunan terutama dalam jenis buah-buahan. Salah satu jenis buah yang menjadi komoditas perkebunan Bali adalah paprika yang banyak digemari oleh hampir seluruh kalangan masyarakat.

Daerah yang umumnya menjadi penghasil buah tersebut di Bali adalah daerah Bedugul yang memiliki hawa yang sejuk dan dingin disertai dengan kondisi tanah yang subur. Tidak hanya itu, produk pertanian ini juga menjadi komoditas ekspor yang mampu didistribusikan ke beberapa negara tetangga dan negara eropa.

Hal ini tentunya memberikan keuntungan secara finansial bagi petani dan negara. Dan pemenuhan kebutuhan buah yang satu ini berada dalam kondisi yang cukup.

  1. Nusa Tenggara Barat

NTB merupakan salah satu daerah yang menjadi tempat budidaya paprika tepatnya di daerah Sembalun, Kaki Gunung Rinjani. Luas lahan pertanian buah ini pada daerah tersebut mencapai 14 hektar dengan hasil pertanian dalam jumlah yang besar.

Umumnya, produk hasil pertanian tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan menjadi komoditas unggul yang didistribusikan ke beberapa negara. Dengan begitu, Indonesia cenderung menjadi pemasok bukan pembeli dalam hal rempah-rempah yang dijual di pasar internasional.

Uraian tersebut merupakan penjelasan mengenai beberapa daerah yang memiliki hasil pertanian paprika dalam jumlah yang besar. Oleh karena itu, tidak heran jika Indonesia menjadi salah satu negara yang melakukan ekspor buah tersebut ke beberapa negara tetangga.

Anda juga bisa mendapatkan buah yang tergolong dalam famili terong-terongan ini melalui TaniHub yang menyediakan buah-buahan segar. Tentunya produk pertanian yang dimiliki oleh agen yang satu ini merupakan hasil dari pertanian Indonesia yang dikemas dengan baik kemudian didistribusikan kepada masyarakat.