7 Tips Memilih Sabun Cuci Piring yang Aman

  • 2 min read
  • Aug 22, 2021
Sabun Cuci Piring

Kegiatan mencuci piring termasuk salah satu kegiatan rumahan yang sering dilakukan. Terkadang ada juga hal yang menyebalkan ketika mencuci piring, yaitu lemak atau noda minyak yang membandel. Beberapa hal yang membuat cuci piring tidak nyaman adalah memilih sabun cuci yang salah.

Kesalahan dalam pemilihan sabun menjadikan piring yang seharusnya bersih, mengkilap dan kesat, menjadi terasa licin dan terlalu bersabun. Mencuci piring bisa di bilang sulit, karena jika ada sisa makan yang terlalu berlemak akan menjadi sulit untuk dibersihkan. Karena pekerjaan mencuci piring dilakukan setiap hari, maka diperlukan juga sabun cuci piring yang sesuai.

Sabun yang dipilih bukan hanya sekedar membersihkan, namun juga harus aman untuk kulit dan tangan. Jika tangan kita alergi terhadap sabun cuci, bisa membuat tangan menjadi gatal dan panas. Selain itu juga membuat kita malas untuk mencuci piring. Memilih sabun yang tepat bisa mempercepat dalam mencuci piring.

Selain itu kita juga bisa memilih wangi yang sesuai dengan keinginan. Sehingga bisa membangkitkan mood saat mencuci piring. Mencuci piring dengan sabun bisa membunuh bakteri serta kuman tidak tertinggal pada piring, sehingga piring yang sudah dicuci bisa lebih higienis dan steril.

Memilih Sabun Cuci yang Aman

Jika kita membeli sabun cuci yang tidak jelas komposisinya, bisa berpengaruh pada kesehatan tubuh. Sebab sabun yang kita gosokkan pada pieing akan digunakan lagi untuk wadah makan. Dan jika ada beberapa kuman bakteri yang masih menempel, akan langsung masuk ke dalam tubuh.

Apalagi sabun untuk botol susu bayi, harus menggunakan sabun khusus yang aman dan higienis. Oleh karena itu, pemilihan sabun cuci piring ini harus tepat dan sesuai dengan kebutuhan. Berikut tips dalam memilih sabun cuci piring yang tepat:

  1. Pilih sabun cuci piring yang mudah larut dalam air. Sabun ini lebih mudah digunakan dalam mencuci piring, dan juga hemat dalam penggunaan sabun. Kita hanya butuh mengambil sedikit sabun yang diletakkan dalam spons, dan mencucinya pada piring. Selain itu juga bisa banyak menghasilkan piring yang bersih.
  2. Sabun cuci yang tidak meninggalkan bau. Hal ini menjadi salah satu tips dalam memilih sabun cuci. Bau sabun yang masih tertinggal dipiring menandakan masih adanya sedikit sabun yang tersisa. Dan saat kita akan menggunakan piring itu, tentunya ada bahan-bahan kimia yang masih tertinggal. Ini membuat tubuh menjadi tidak sehat, dan bisa saja suatu hari membuat sakit yang berkelanjutan.
  3. Pilih juga sabun yang lembut di tangan. Ingin mencuci piring namun tidak mau tangan jadi rusak. Kita bisa gunakan sabun yang ramah tangan, dan lembut di kulit. Biasanya yang membuat tangan kasar, adalah sabun yang banyak kandunganya. Sehingga kulit tangan tidak kuat dan menimbulkan iritasi.
  4. Pilihlah sabun cuci yang tidak menimbulkan perih ketika digunakan. Terkadang ketika mencuci piring ada saja sabun yang tidak sengaja terkena mata. Setelahnya membuat mata jadi perih dan merah. Gunakan sabun yang alami dan higienis untuk mensiasatinya.
  5. Pemilihan sabun dengan bahan alami, dan banyak jeruk nipisnya. Pilih sabun yang diformulasikan dengan baik untuk membersihkan kotoran pada piring, alat makan dan alat masak. Selain mengurangi bahan-bahan kimia pada sabun, juga aman untuk digunakan pada anak-anak yang ingin belajar mencuci piring.
  6. Pilih sabun cuci piring yang bisa mencuci buah dan sayur. Karena buah masih mengandung banyak pestisida, alangkah baiknya memilih sabun yang bisa mengangkat pestisida maupun kotoran. Sehingga sayur dan buah menjadi lebih aman untuk di konsumsi.

Pilih sabun cuci piring yang bahan kimianya lebih sedikit untuk kesehatan keluarga. Sehingga kita lebih aman untuk mencuci piring dan bermacam perabotan masak.